<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708</id><updated>2011-09-28T04:25:34.455-07:00</updated><category term='Science and Metaphysics'/><category term='curriculum'/><category term='Metaphysical News'/><category term='MISI QMI'/><category term='Adem Ati News'/><title type='text'>Quantum Metaphysics Institute</title><subtitle type='html'>Professional Masters Program</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-4114219717796986552</id><published>2011-08-22T07:36:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T07:44:23.704-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curriculum'/><title type='text'>AKTIVASI OTAK UNTUK DEWASA</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;AKTIVASI OTAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Aktivasi otak&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; adalah program khusus untuk menstimulasi otak manusia (otak sadar dan otak bawah sadar) untuk usia dewasa (diatas 15 tahun) agar otak bisa berfungsi lebih optimal sehingga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam proses aktivasi adalah menggunakan metode getaran (vibration method) dengan membuka inti energi yang berhubungan dengan otak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada pelatihan aktivasi otak, materi-materi yang diberikan adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Melatih otak agar lebih mudah konsentrasi/lebih mudah fokus. Melatih otak agar memiliki kemampuan memori/daya ingat yang lebih baik, tidak mudah pikun meski usia telah tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pengajaran tehnik dahsyat yang bermanfaat mengatasi berbagai permasalah di otak seperti : kesulitan fokus/konsentrasi, emosi tidak stabil, mudah lupa dan lain sebagainya. Sangat bermanfaat juga diajarkan kepada anak anda untuk kasus seperti autis, hiperaktif, down syndrome dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pengajaran tehnik pernapasan khusus untuk meningkatkan intuisi dan kecerdasan kognitif otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anda akan memiliki ilmu pendeteksian dimana aktivasi ini akan mengaktifkan dan mempertajam otak bawah sadar (intuisi). Intuisi yang aktif dapat membantu kita untuk melakukan pendeteksian berbagai hal seperti :&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Bisa mendeteksi partner bisnis, calon karyawan atau seseorang apakah baik atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          &lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Bisa mendeteksi sesuatu (misalnya pekerjaan, bisnis) apakah menguntungkan untuk kita atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Bisa mengetahui potensi diri lebih baik lagi misalnya apakah lebih cocok menjadi wirausaha ataukah pekerja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Bisa mengetahui keberadaan mahluk halus, energi suatu benda apakah baik/jahat, kuat/lemah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Bisa mengetahui apakah pasangan setia atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Bisa mengetahui tingkat kecocokan jodoh seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Bisa mengetahui penyakit seseorang apakah penyebabnya dari medis atau non medis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;          Membantu pengambilan keputusan di pasar saham/forex.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  * Melatih kemampuan Speed Reading dengan otak bawah sadar&lt;br /&gt;(membaca 1 halaman per detik).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tersedia PROGRAM PROFESIONAL dan PROGRAM MASTER :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;# PROGRAM PROFESIONAL, manfaat untuk diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;# PROGRAM MASTER AKTIVATOR,&lt;/span&gt; bisa mengajarkan/mengaktivasi orang lain (dewasa-anak) sekaligus akan diajarkan metode getaran (vibration method) dimana dengan metode ini Anda juga bisa MENGAKTIVASI OTAK ANAK sehingga anak mampu beraktivitas dengan MATA TERTUTUP seperti membaca, menebak kartu, berjalan, bersepeda dll sebagaimana kemampuan anak-anak pasca aktivasi otak tengah. Bedanya dengan aktivasi otak tengah, metode ini ini sama sekali tidak menggunakan musik dan bisa diaplikasikan ke anak dalam hitungan menit saja (aman, tanpa trauma/efek samping).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Catatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Pada pelatihan aktivasi otak untuk dewasa tidak difokuskan untuk kemampuan blindfold karena tergantung pada bakat getaran/frekuensi otak masing-masing peserta. Ada yang langsung bisa mendapatkan sensasinya saat itu juga dan ada yang harus distimulasi melalui latihan dirumah. Aktivasi otak lebih difokuskan untuk meningkatkan kinerja otak agar tidak mudah pikun, lebih konsen, lebih fokus, memiliki daya ingat yang kuat dan menggunakan otak bawah sadar untuk mengambil keputusan (ilmu pendeteksian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tiap peserta mendapatkan modul dan GRATIS MP3  Plus Software Aktivasi Otak Orang Dewasa &amp;amp; Anak-anak untuk meningkatkan intuisi, kecerdasan, daya ingat otak, meningkatkan fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bagi yang ingin program MASTER AKTIVATOR, disarankan paling tidak memiliki pengetahuan dan dasar-dasar ilmu metafisika agar lebih mudah mengaplikasikannya. Program master aktivator berguna untuk anak-anak yang tidak menyukai aktivasi dengan menggunakan musik. Pada program master aktivator, kami juga memberikan bonus musik aktivasi untuk anak-anak dan dewasa sehingga anda bisa mengadakan sendiri program aktivasi otak anak dan dewasa sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-4114219717796986552?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/4114219717796986552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/aktivasi-otak-untuk-dewasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/4114219717796986552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/4114219717796986552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/aktivasi-otak-untuk-dewasa.html' title='AKTIVASI OTAK UNTUK DEWASA'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-8992790241745906913</id><published>2011-08-22T07:07:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T07:09:24.816-07:00</updated><title type='text'>PERBAIKAN SITUS</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt; MAAF SITUS INI MASIH DALAM PERBAIKAN&lt;br /&gt;PEMBERITAHUAN&lt;br /&gt;SEJAK TANGGAL 20 JULI 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE RESMI MSB TRAINING&lt;br /&gt;KINI BERPINDAH ALAMAT&lt;br /&gt;MENJADI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;w w w . t r a i n i n g m s b . c o m&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-8992790241745906913?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/8992790241745906913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/perbaikan-situs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/8992790241745906913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/8992790241745906913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/perbaikan-situs.html' title='PERBAIKAN SITUS'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-233677428664712215</id><published>2011-08-22T06:48:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T06:53:19.283-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science and Metaphysics'/><title type='text'>Science and Metaphysics</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TENTANG ILMU METAFISIKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara tradisional, kata "&lt;a href="http://translate.google.co.id/translate?hl=id&amp;amp;langpair=en%7Cid&amp;amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/Metaphysics"&gt;Metafisika&lt;/a&gt;" Datang Kepada Kita Dari Yunani Kuno, di mana ITU adalah Kombinasi Dari doa kata-kata Meta, Yang Berarti di Luar fisik. Dengan demikian, kombinasi berarti atas dan di luar fisik. DENGAN demikian, Kombinasi Berarti sesuatu di Luar fisika. Dalam definisi yang ditemukan di sebagian besar kamus, Metafisika disebut sebagai cabang dari Filsafat yang berhubungan dengan Penyebab Pertama. Dalam, Yang ditemukan definisi di kamus sebagian besar, Metafisika disebut sebagai Cabang Filsafat Dari Yang berhubungan DENGAN Penyebab Pertama pada Alam. Hal ini diajarkan sebagai cabang Filsafat di QMI.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia sekarang ini, bagaimanapun, kata "Metafisika" telah menjadi deskripsi bidang yang diminati. Kata "Metafisika" Telah menjadi deskripsi BANYAK bidang minat. Ketika seseorang menyatakan minat dalam mempelajari Ilmu Metafisika, dan yang mungkin salah satu atau kombinasi mata pelajarannya adalah Filsafat, Agama, parapsikologi, Tasawuf, Yoga, ESP, Dreams, Jung Psikologi, Astrologi, Meditasi, Self-Help Studi, Positif Berpikir, Kehidupan Setelah Kematian, Reinkarnasi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam arti idealis, pertanyaannya menjadi bagaimana pengetahuan tersebut bermanfaat bagi kehidupan manusia di bumi ini, baik secara individual maupun kolektif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ini adalah tujuan dari kepentingan seperti itu, mengapa Praktisi Metafisika paling profesional menganggap Metafisika sebagai Filsafat Spiritual kehidupan. Semua tapi sangat sedikit praktisi dalam Metafisika saat ini memiliki titik penting dari semacam Filsafat Spiritual dalam sistem apa pun atau ajaran Metafisika. Hal ini penting untuk memahami hal ini, terutama ketika meninjau teknis hukum menjadi METAFISIKAWAN profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melakukan perjalanan dari satu guru metafisik atau organisasi yang lain, kita akan menemukan orang-orang terlibat dalam hal yang berbeda, semua di bawah label Metafisika. Kita Akan Menemukan Orang-Orang Dalam, Hal Yang terlibat berbeda, di bawah label Semua Metafisika. Hal ini bisa berbagai macam, seperti yogi, astrolog mistik, guru berpikir positif, guru meditasi, grapho-analis, para penyembuh spiritual, self-help guru, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rentang lebar, tetapi penyebut dasar adalah mencari kebenaran, tujuan dan makna dalam hidup, yang tidak dapat dipisahkan dari pertanyaan dasar rohani. Hal ini Bisa Berbagai macam, seperti yogi, astrolog mistik, guru berpikir positif, guru meditasi, grapho-Analis, para penyembuh spiritual, self-help guru, dll Rentang lebar, tetapi penyebut adalah mencari kebenaran Dasar, tujuan dari Makna Dalam Hidup, Yang Tidak dapat dipisahkan Dari Pertanyaan Dasar rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan Ilmu Agama merangsang kelahiran banyak pusat-pusat pengajaran sepanjang garis metafisik. Karena filosofi spiritual Yang Umum Yang diselenggarakan oleh Pemikiran Baru diadopsi UNTUK menunjukkan Gerakan metafisik. Dari sinilah lahir Aliansi Internasional Pemikiran Baru, yang membawa bersama-sama berbagai kelompok metafisik. Dalam tahun-tahun terakhir organisasi baru menyatukan Baru Pemikiran organisasi berorientasi dibentuk disebut New Thought Global. Begitu pula tujuan dari QMI Indonesia yang diasuh langsung oleh Master Rizki, tiada lain adalah mengembangkan seni pemberdayaan diri, dimana atas Kebesaran Tuhan telah memberikan segalanya kepada kita Manusia, dan sebagai pengungkapan rasa syukur kita sikapi dengan meneliti gejala-gejala metafisika yang juga telah di CiptakanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-233677428664712215?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/233677428664712215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/science-and-metaphysics.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/233677428664712215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/233677428664712215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/science-and-metaphysics.html' title='Science and Metaphysics'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-8602749101838285885</id><published>2011-08-22T06:21:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T06:25:29.058-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISI QMI'/><title type='text'>Mission</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);font-size:85%;" &gt;MISI QMI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;•	UNTUK menawarkan Pengetahuan spiritualitas Kepada Masyarakat Yang membutuhkan pencapaian Tingkat Spiritual Yang telah ditemukan di konvensional, tradisional, agama-agama, atau dogmatis.&lt;br /&gt;• Untuk membuat keragaman pendekatan baru untuk pelayanan Spiritualitas yang lebih tinggi dapat menjangkau publik melalui berbagai berarti tidak terbatas pada kalangan tertentu.&lt;br /&gt;•	Untuk memberikan pendidikan sampai ke tingkat Master bentuk transpersonal dan Metafisika Spiritualitas sehingga mereka yang berniat menjadi profesional System Pendidikan sudah dipersiapkan dengan baik untuk diajarkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;•	Dalam sifat dan sumber kesadaran untuk menemukan misteri spiritual dari kehidupan dan bagaimana pengetahuan tersebut mungkin bisa dibilang diterapkan pada peningkatan kehidupan manusia, baik secara individu maupun kolektif.&lt;br /&gt;•	Untuk mengeksplorasi kemungkinan legitimasi berbagai bentuk dan praktek dari penyembuhan spiritual dan pemeliharaan kesehatan pada Praktek Kedokteran tradisional allopathic.&lt;br /&gt;•	Untuk fokus pada praktek-praktek kontemplatif lainnya yang dapat menyebabkan eksplorasi kesadaran untuk tujuan membuktikan Ke Agungan  Tuhan.&lt;br /&gt;•	Untuk mendorong gerakan menuju sintesis ilmu pengetahuan, psikologi, transendentalisme dan mistisisme sehingga Kebenaran Rohani akhirnya Mutlak dan pujian Kebenaran Mutlak Ilmiah dan Psikologis dan serta dapat menjelaskan satu sama lain sebagai satu Realitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Tentang Kursus Metafisika QMI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QMI &lt;/span&gt;adalah Pembelajaran jarak jauh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ilmu Metafisika &lt;/span&gt;sebagai gerakan berlandaskan teologis. Memang Tidak ada lembaga resmi yang mengatur akreditasi pendidikan metafisik. Oleh karena itu QMI didirikan sebagai lembaga pengajaran, dengan filosofi yang unik dan Aktual dari Ilmu Metafisika, Independen entitas sebagaimana Yang ada SEKARANG, didirikan PADA Tahun 1990 oleh Rizki Joko Sukmono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-8602749101838285885?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/8602749101838285885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/mission.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/8602749101838285885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/8602749101838285885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/mission.html' title='Mission'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-2428247489609974493</id><published>2011-08-22T04:38:00.001-07:00</published><updated>2011-08-22T04:43:37.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metaphysical News'/><title type='text'>Pemahaman Mata Ketiga</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mata ketiga&lt;/span&gt; adalah istilah yang dapat memiliki berbagai arti dalam ilmu metafisik. Mata ketiga adalah Istilah Yang dapat memiliki arti Berbagai Dalam, ilmu metafisik. Hal ini dapat berhubungan dengan chakra dari pencerahan, tubuh dan bahkan memiliki kemampuan untuk latihan kekuatan psikis. Meskipun istilah dapat digunakan untuk berbagai keperluan, selalu berhubungan kembali ke kemampuan untuk melihat melampaui fisik dan memperoleh tingkat kesadaran yang lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem chakra, mata ketiga terkait dengan daerah alis. Hal ini terletak antara alis sendiri atau agak lebih tinggi ditempatkan di dahi antara alis. Chakra berhubungan dengan lapisan aura manusia yang ditemukan di berbagai titik pada tubuh.  Meskipun ada ratusan Teknis chakra atau focal point Dalam, aura Manusia, metafisik Praktek mengidentifikasi Tujuh poin Utama, DENGAN mata ketiga menjadi salah Hanya Satu Dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara semua titik cakra penting, mata ketiga sangat terhubung ke semua indra dan kesadaran. Hal ini Terkait DENGAN nila warna biru atau Gelap. Dikatakan untuk mengatur bagian bawah otak, telinga dan hidung. Hal ini juga berkaitan DENGAN Sistem Saraf kelenjar pituitari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hubungannya dengan tubuh, chakra mata ketiga juga sangat terkait dengan dunia spiritual. Cakra ini dikatakan berhubungan dengan kemampuan untuk mengalami dan bahkan melihat ke dimensi lain selama meditasi. Kesadaran astral terkait dengan chakra ini. Jika chakra mata ketiga yang terbangun selama meditasi, sejumlah kemampuan dikatakan membuka termasuk kognisi yang lebih tinggi, remote viewing, intuisi, telekinesis dan telepati. Lantaran, Kekuatan psikis dikatakan berhubungan SERING DENGAN nya chakra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara mata ketiga sangat terhubung dengan sistem chakra, istilah ini dapat memiliki kegunaan lainnya dalam agama dan bahasa. Dalam agama Hindu dan Buddha, misalnya, mata ketiga dianggap sebagai simbol pencerahan dan kebijaksanaan. Praktek India mengenakan tilka, misalnya, berhubungan dengan mata ketiga. Inilah sebabnya mengapa Buddha dan Siwa digambarkan dengan mata ketiga dalam gambar dan ikonografi untuk menunjukkan pencerahan. Dalam budaya Barat dan budaya populer, orang-orang yang memiliki "mata ketiga" adalah mereka yang dapat melihat ke masa depan, membangkitkan roh dan sebaliknya latihan kemampuan psikis. Memiliki "mata ketiga" memungkinkan orang untuk melihat dan melakukan hal-hal lain tidak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka mata ketiga dan memanfaatkan kekuatannya adalah fokus ilmu metafisik banyak bahwa tujuannya sering untuk membangkitkan seseorang untuk kekuatan pikiran untuk mempengaruhi materi dan bahkan keadaan. Dalam yoga, misalnya, praktisi berusaha untuk mencapai pencerahan - yang adalah untuk mendapatkan tingkat yang lebih tinggi spiritualisme dan kognisi yang melampaui dunia fisik.  Mata ketiga panjang dapat membawa dengan itu sejumlah makna yang berbeda. Pada kenyataannya, bagaimanapun, semua itu berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk melihat melampaui apa yang depan mereka dan memasuki kekuatan yang lebih tinggi dari pikiran dan spiritualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-2428247489609974493?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/2428247489609974493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/pemahaman-mata-ketiga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/2428247489609974493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/2428247489609974493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/08/pemahaman-mata-ketiga.html' title='Pemahaman Mata Ketiga'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-7960977351488272362</id><published>2011-06-15T06:28:00.000-07:00</published><updated>2011-08-01T10:56:31.595-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adem Ati News'/><title type='text'>Bagaimana Menurut Anda</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:documentproperties&gt;   &lt;o:version&gt;12.00&lt;/o:Version&gt;  &lt;/o:DocumentProperties&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://aseprohimat.wordpress.com/2010/08/14/pengaktifan-otak-tengah-diduga-sebagai-penipuan/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SUMBER INFO&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Silahkan MENGUJINYA secara ilmiah untuk membuktikan pernyataan siapa yang benar? Genius Mind Consultancy (GMC) Malaysia menyatakan kedua anak itu melakukan BLINDFOLD READING (melihat dengan mata tertutup) untuk membuktikan kesaktian otak tengah yang telah diaktivasi. Suhu hai hai menyatakan kedua anak itu sedang menipu orang-orang dewasa dengan pura-pura sakti. Apabila Genius Mind Consultancy (GMC) Malaysia benar, itu berarti suhu hai hai adalah tukang fitnah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun, bila suhu hai hai benar, bukankah itu berarti Genius Mind Consultancy (GMC) Malaysia adalah pembual ? Ho ho ho ho … Handai taulan sekalian, ketahuilah, yang paling mengasyikkan adalah menonton filmnya kemudian mencoba mengungkap misterinya. Bila anda tidak berhasil melakukannya, izinkan suhu hai hai memberitahu anda caranya. Silahkan menonton ketiga Film Pembodohan Anak Genius berikut ini lalu cobalah untuk menganalisanya:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Untuk menonton film Pertama, &lt;b style=""&gt;silahkan klik di sini&lt;/b&gt;. &lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=SBnWivBY19U&amp;amp;NR=1&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah anda menonton, tolong jangan menghakimi dulu. Nontonlah lagi film berikut ini:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Untuk menonton film kedua, &lt;b style=""&gt;silahkan klik di sini.&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=z93bHxMAi18&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah anda menonton film ini pun tolong jangan menghakimi dulu namun nontonlah lagi film berikut ini:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Untuk menonton film ketiga, &lt;b style=""&gt;silahkan klik di sini.&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=q89b9fBBVI0&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Handai taulan sekalian, bagaimana? Hebat bukan? Pertunjukan demikianlah yang saya sebut hal gaib yang tidak ajaib sama sekali. Bila menghakimi menurut apa yang nampak, maka anda akan melihatnya sebagai hal yang gaib. Di dalam film pertama dan ketiga nampak gamblang sekali bahwa anak itu menyebutkan kartunya dulu baru membukanya. Anak di dalam film kedua juga menebak warna kartu dengan tepat. Dengan apa anda menyebut yang dilakukannya itu? Ilmu terawang? Karena bisa menerawang kartu yang akan dibuka. Ilmu meramal? Karena bisa meramalkan kartu yang akan dibuka. Ilmu merogoh sukma? Roh anaknya keluar dari tubuhnya untuk mengintip kartu-kartu itu. Bisikan setan atau bisikan dewa? Karena mendapat bisikan dari setan-setan atau arwah atau dewa-dewi. Nubuatan? Karena mendapat bisikan dari Tuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut GMC Malaysia, yang ditunjukkan kedua anak itu adalah KESAKTIAN otak tengah. Bila anda bertanya kepada dukun atau paranormal, maka mereka akan mengatakan kedua anak itu punya indra keenam yang luar biasa. Mungkin mereka akan menambahkan bahwa itulah kehebatan mta ketiga atau mata Kundalini. Bila anda bertanya kepada pemuka agama, pendeta misalnya, nampaknya kebanyakan akan menyatakan bahwa anak-anak itu melakukannya dengan kuasa kegelapan alias okultisme. Bila anda bertanya kepada Pesulap, mereka akan ngakak lalu mempertontonkan jurus yang lebih dasyat. Handai taulan sekalian, bagaimana menurut anda?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut suhu hai hai, yang ditunjukkan oleh kedua anak tersebut adalah SULAP tanpa Trik. Bila hal demikian dilakukan oleh orang-orang dewasa dan mereka mengaku melakukannya dengan kekuatan otak tengah atau kehebatan mata ketiga atau mata kundalini atau mata batin, maka suhu hai hai akan menyebutnya PENIPUAN PUBLIK.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang dilakukan kedua anak tersebut walaupun nampak seolah-olah gaib namun tidak ajaib sama sekali. Semua anak-anak, remaja, pemuda, orang tua bahkan yang sudah bangkotan sekalipun, asal memiliki mata normal, dapat melakukan apa yang dilakukan kedua anak tersebut. Mungkin tidak sesempurna keduanya namun pasti bisa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut GMC Malaysia, kedua anak tersebut mampu melakukan apa yang mereka lakukan dengan menyentuh dan mencium kartu-kartu tersebut menggunakan kekuatan otak tengah yang telah diaktivasi. Anak di dalam film pertama dan ketiga tingkatannya lebih tinggi sementara anak di dalam film kedua tingkatannya lebih rendah. Dari mengamati film-film yang ada saya menyimpulkan, inilah tingkatannya:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1. Menebak warna kartu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. Menebak angka kartu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;3. Menebak kartu remi&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;4. Jumlah kartu ditambah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;5. Menebak dengan mata telanjang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Film pertama:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1. Menebak kartu satu persatu dari tumpukannya. Tepat 100%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. Menebak Kartu yang disusun di atas meja. Tepat 100%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;3. Menebak yang disusun di atas meja tanpa penutup mata. Tepat 100%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Film kedua:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1. Menebak warna kartu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. Mengingat warna kartu yang telah ditebaknya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Film yang ketiga:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1. Menebak kartu secara acak menurut permintaan penonton.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. Anak di dalam film ketiga adalah anak di dalam film pertama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada Skenario&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Handai taulan sekalian, di dalam film pertama, ketika menebak kartu di dalam tumpukan, inilah urutan kartu-kartunya: K, 8, 7, 8, AS, J, 9, 5, 5, 3, 8, AS, 2, 7, 4, 8, 4, AS, 4, 2, 9, 6, 5, 6. Ketika kartu digelar di meja, inilah urutan kartu-kartunya: 7, K, 2, JOKER, K, 6, 3, 6, AS, Q, JOKER, 4, Q, JOKER, Q, 9, 3, 9, 2. Kenyataan demikian membuktikan bahwa kartu dikocok dengan baik. Tidak ada trik mengocok kartu sama sekali. Saya telah mengamati film tersebut berulang-ulang dan memastikan bahwa ketika kartu dikocok, memang dikocok dengan benar, tidak ada kocokan palsu sama sekali.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Membongkar TRIK Sulap Genius Mind Consultancy (GMC) Malaysia&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Handai taulan sekalian, rahasia BLINDFOLD READING GMC adalah melihat dari bawah selendang penutup mata. Kedua anak tersebut sama sekali tidak memiliki kekuatan otak tengah. Yang terjadi adalah mereka MELIHAT kartu-kartu tersebut, MENGHAFALNYA lalu menyebutkan hafalannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaannya adalah: KAPAN dan BAGAIMANA cara kedua anak dalam ketiga film tersebut melihat kartu? Teknik menghafal seperti apa yang mereka gunakan? Malihat kartu adalah pelajaran dasar sementara mengingat kartu yang TELAH dilihat adalah pelajaran tingkat lanjut. Melihat kartu itu mudah namun untuk mengingatnya perlu latihan. Mengingat kartu menjadi semakin sulit bila kartu-kartu itu disusun secara acak seperti dalam film pertama dan dibuka secara acak seperti di dalam film ketiga.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Meja Kaca Adalah CERMIN&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Perhatikan mejanya! Di dalam film pertama dan ketiga, yang digunakan adalah meja kayu dengan pelapis kaca. Di dalam film kedua yang digunakan adalah meja kaca. Coba anda perhatikan ketiga film tersebut. Bukankah permukaan meja-meja itu memantulkan banyak sekali bayangan multi warna? Kedua meja tersebut adalah cermin. Kedua anak itu melihat kartu dari pantulan kaca pada kedua meja itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Perhatikan gerakan tangan anak itu sebelum menebak kartu (menit: 0,41) dari tumpukannya. Ketika kartunya digeser ke kanan, saat itulah dia melihat pantulannya di atas meja. Dia butuh waktu lebih lama untuk melihat kartu-kartu berwarna merah yang nilainya tinggi serta Joker yag warnanya lebih muda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;16 15 14 13&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;20 19 12 11 10 9 8 7&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;18 17 6 5 4 3 2 1&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lelaki itu menyusun kartu berurutan dari kanan ke kiri: Enam kartu di baris pertama dan enam kartu di baris kedua lalu empat kartu di baris ketiga di susun berurutan. Dia lalu menambahkan dua kartu di baris pertama dan dua kartu di baris kedua (menit: 2:15). Nomor-nomor di atas menunjukkan urutan kartu-kartu. Melalui pantulan kaca, anak itu melihat jenis kartu ketika diletakkan. Tambahan empat kartu dan cara membukanya meningkatkan kesulitan dalam menghafal kartu-kartu tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Keenam kartu pertama dibuka dengan lancar, namun ketika hendak membuka kartu ketujuh (No. 17), dia berhenti beberapa saat. Dari nomor urut 6 dia melompat ke no. 17. Hal yang sama juga terjadi ketika dia hendak membuka kartu pertama di baris kedua. Dari no. 18 dia kembali ke no. 7.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Keenam kartu pertama baris kedua juga dibuka dengan lancar dan ketika hendak membuka kartu ketujuh (no. 19), dia kembali berhenti. Dari kartu no. 12 dia harus melompat ke kartu no. 19. Dia kembali berhenti beberapa saat sebelum membuka kartu di baris ketiga. Dari no. 20 dia kembali ke no. 13. Kenapa dia melambat? Karena dia perlu mencocokan hafalannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak itu adalah anak yang cerdas. Hal itu nampak dari caranya menghafal kartu. Dia bukan menghafal jenis kartu dan letaknya namun menghafal jenis kartu dan nomor urut kartu. Menghafal jenis kartu dengan mengaitkannya dengan nomor urut jauh lebih mudah dibandingkan dengan mengingat jenis kartu dengan mengaitkannya dengan letak kartu. Apabila hanya menghafalkan jenis kartu dan letaknya, maka tambahan keempat kartu akan membuatnya kacau.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di dalam film kedua, anak perempuan itu melihat kartu dengan santai ketika kartu yang diberikan kepadanya dia miringkan. Namun dia belum cukup terlatih untuk mengingat warna kartu-kartu yang telah dilihatnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;9 10 11 12 13 14 15 16&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1 2 3 4 5 6 7 8&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Film ketiga. Nomor-nomor di atas menunjukkan urutan kartu-kartu. Perhatikan urutan kartu-kartu di baris kedua. Ketika menaruh kartu keempat dari kanan, wanita itu melakukan kesalahan. Dia mengambil dua kartu. Kartu yang di bawah menjadi kartu kelima (no. 13) sementara kartu yang di atas menjadi kartu keempat ( No. 12) (menit: 1:32). Anak itu sempat melihat pantulan kartu yang di bawah (No. 13) namun tidak melihat pantulan kartu yang di atas (No. 12) karena wanita itu menggesernya sehingga bayangannya tidak memantul. Ketika wanita itu meletakkan kartu ke delapan (no. 16), saat yang sama anak itu sedang memandang ke arah lain (menit 1:39). Dengan demikian maka kita memastikan bahwa anak itu sama sekali tidak melihat DUA kartu yaitu kartu keempat (No. 12) dan kartu ke delapan (No. 16) dari kanan, baris depan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketika hendak menebak kartu ke delapan (No. 16), anak itu tahu bahwa dia tidak bisa melakukannya. Dia mencoba untuk mencari posisi, namun mustahil melihat kartu yang telah diletakkan. Dia menyerah lalu tebak-tebak buah manggis. Dia menebak "liu" artinya enam dan ketika dibuka yang keluar adalah kartu raja. Tebakannya salah (menit 2:12).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Coba perhatikan ketika anak itu menebak kartu ketiga dari kanan (No. 11). Dia tersenyum. Dia tersenyum bahkan sebelum menebak dan membuka kartu (menit 2:30). Dia menyebut "el" artinya dua, namun yang muncul adalah kartu tiga. Pertanyaannya adalah kenapa, dia tersenyum? Dia tersenyum karena menyangka kartu ketiga itu (no. 11) adalah kartu keempat (no. 12). Ingat ketika wanita itu meletakkan kartu keempat (no. 12), dia menggesernya dari atas kartu kelima (no. 13). Cara demikian, tidak memberinya kesempatan untuk melihat pantulan kartu itu. Dia tersenyum karena dia hanya tebak-tebak buah manggis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sekarang perhatikan wajah anak itu ketika dia membuka kartu keempat (no. 12). Dia sudah menyadari kesalahan sebelumnya bahwa dia salah duga kartu keempat (no. 12) sebagai kartu ketiga (no. 11). Sekarang dia benar-benar menghadapi kartu yang tidak dilihatnya. Dia harus tebak-tebak buah manggis lagi. Perhatikan gerakan mulutnya. Lucu sekali bukan? Dia anak yang menggemaskan dan menyenangkan. Wow … Kali ini tebakannya benar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tips atau Trick ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang dilakukan kedua anak tersebut memang nampak gaib, namun sama sekali tidak ajaib. Anda bisa mencobanya di rumah atau di kantor bahkan. Terang gelapnya cahaya dan arah cahaya memegang peranan penting dalam trik sulap demikian. GMC malaysia jelas-jelas MEMBUAL ketika mengklaim bahwa yang dilakukan kedua anak itu adalah KESAKTIAN otak tengah yang telah diaktivasi. Diaktivasi? Aktivasi dari hongkong ? Ha ha ha ha ha …&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana cara menghadapi trik sulap demikian?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1. Jauhkan dari meja kayu berkaca dan meja kaca.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. Kartu disusun ketika anak GMC berbalik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;3. Menutup matanya dengan masing-masing tiga jari tangan sehingga nggak bisa ngintip.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;4. Kartu-kartu yang telah disusun diacak susunannya dengan gerakan cepat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;5. Kartu tidak boleh keluar dari tumpukkannya sebelum ditebak.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-7960977351488272362?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.trainingmsb.com/' title='Bagaimana Menurut Anda'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/7960977351488272362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/06/genius-penyembuhan-aktifkan-indera-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/7960977351488272362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/7960977351488272362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2011/06/genius-penyembuhan-aktifkan-indera-ke.html' title='Bagaimana Menurut Anda'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-8965276573983134351</id><published>2010-11-21T08:51:00.000-08:00</published><updated>2011-08-22T07:01:22.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metaphysical News'/><title type='text'>The Law of Attraction</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/TOlQULIMpZI/AAAAAAAAAQw/ASvECywreGE/s1600/index.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 161px; height: 139px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/TOlQULIMpZI/AAAAAAAAAQw/ASvECywreGE/s320/index.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542049123970885010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda sudah pernah menonton “&lt;a href="http://www.4shared.com/video/hZYKul1W/Film_Wajib_Alumni_ADEM_ATI.html"&gt;Film Wajib Members Adem Ati&lt;/a&gt;”? Ya! film ini cukup fenomenal karena membeberkan sebuah metode dahsyat untuk mewujudkan segala impian manusia melalui sebuah hukum fisika kuantum yang disebut hukum tarik-menarik atau dalam istilah asingnya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Law of Attraction&lt;/span&gt; (LoA). Metode ini telah terbukti berhasil pada banyak orang sehingga mereka sukses dalam hidupnya baik secara materi (kekayaan), kesehatan, keharmonisan hidup dan lain sebagainya sesuai yang mereka impikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam teori LoA, dijelaskan bahwa ada kekuatan dalam diri manusia yang begitu dahsyat yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kekuatan otak&lt;/span&gt; (pikiran) dan hati (perasaan). Jika anda mampu mengolah kekuatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pikiran&lt;/span&gt; dan perasaan anda secara positif maka bisa dipastikan apapun keinginan anda akan terwujud. Sebaliknya, jika pikiran dan perasaan anda selalu negatif bisa dipastikan anda pun akan mengalami hal-hal negatif pada kehidupan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LoA adalah hukum kreasi dari Tuhan yang Maha Agung dan harus dimanfaatkan oleh manusia dengan sebaik-baiknya. Dalam sebuah kitab suci dikatakan bahwa “Tuhan itu berkehendak sesuai prasangka hamba-Nya”. Jika berprasangka positif, maka kebaikan yang akan didapat. Jika prasangkanya negatif, maka keburukan yang akan didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disiinilah kita di ajarkan untuk senantiasa memiliki pikiran dan perasaan yang positif untuk mewujudkan keinginan kita. Teknisnya, untuk mewujudkan mimpi atau keinginan, kita harus melakukan 3 tahapan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ask (meminta/berdoa) : misalnya kekayaan, kesehatan, keharmonisan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Believe : yakin bahwa doa kita akan terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Receive : menerima perasaan terkabulnya doa/keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama yaitu berdoa/meminta kepada Tuhan adalah hal yang biasa kita lakukan. Tahap ini mudah dilakukan oleh siapapun. Agar terwujud, tahap pertama ternyata tidak cukup. Anda harus melakukan tahap ke dua dan tiga. Berita buruknya adalah langkah dua dan tiga adalah hal yang tidak mudah dilakukan. Ketika kita berdoa, seringkali perasaan kita tidak yakin jika doa tersebut akan terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jose Silva (pendiri The Silva Method) hanya 10% orang di dunia ini yang mampu melakukan tahap dua dan tiga dan mereka melakukannya secara alami karena sudah merupakan bakat (gift) dari Tuhan. Mudah sekali bagi mereka mengkondisikan pikiran dan perasaannya secara positif sehingga kesuksesan telah mereka raih. Kebanyakan dari kita akan mengalami kesulitan dalam hal meyakini dan menerima terkabulnya doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah solusinya bagi yang tidak berbakat? berita bagusnya adalah ADA! yaitu dengan cara BERLATIH!. Pikiran berasal dari otak dan perasaan berasal dari hati. Otak dan hati inilah yang harus kita latih setiap hari sampai kita terbiasa atau mudah berpikir dan berperasaan positif. Lalu metode latihannya seperti apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam film “The Secret”, kita tidak diajarkan secara teknis bagaimana melatih pikiran dan perasaan kita. Beruntunglah anda yang membaca artikel ini karena karena dari artikel inilah akan diajarkan tehnik melatih pikiran dan perasaan yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PETUNJUK LATIHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama latihan adalah meng-sinkronisasikan otak (pikiran) dan hati (perasaan) anda agar dua-duanya positif. Awas! pikiran positif saja tidak cukup! perasaan pun harus positif (nikmat, nyaman, rela, ikhlas). Jika pikiran anda positif tapi hati/perasaan tidak merasa enak maka hasilnya negatif. Contoh : anda memiliki pikiran positif bahwa anda bisa kaya raya, namun dalam hati anda merasa tidak yakin maka hasilnya adalah anda tidak akan pernah kaya. Jadi pikiran dan perasaan harus positif sejalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah diperlukan alat bantu latihan agar pikiran dan perasaan anda positif sejalan. Alat bantu tersebut adalah musik atau gelombang suara khusus yang apabila didengarkan sambil bermeditasi akan mengantar anda pada kondisi pikiran yang rileks dan perasaan yang tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang otak terbagi menjadi 4 kategori :&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Beta &lt;/span&gt;(14 Hz – 100 Hz) : Highly alert and focused (keadaan sadar)&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alpha&lt;/span&gt; (8 Hz – 13.9 Hz) : Relaxed but alert (rileks dgn mata terpejam)&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Theta&lt;/span&gt; (4 Hz – 7.9 Hz) : Drowsiness (Ambang akan terlelap)&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Delta&lt;/span&gt; (0.1 – 3.9 Hz) : Deep Sleep (Tidur Nyenyak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi aktif atau sadar, otak kita berada pada kondisi beta sehingga gelombang tinggi ini mengeluarkan hormon kortisol dan norefinefrin yang bisa menimbulkan rasa  cemas, khawatir, stress dan marah. Latihan yang akan diajarkan sudah tentu akan menjauhi kondisi beta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu kita latih adalah mengkondisikan otak kita untuk bisa masuk ke gelombang alfa. Gelombang alfa ini merupakan pintu masuk ke alam bawah sadar manusia (subconscious mind). Makin terampil anda masuk ke alam bawah sadar, maka hidup anda pun akan makin mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kondisi alfa, kita akan rileks. Dengan pikiran yang rileks, perasaan pun akan ikut rileks. Jika sudah mencapai kondisi rileks maka segala sesuatunya menyenangkan dan positif. Nah pada kondisi inilah kita akan melakukan Ask, Belive anda Receive (ABR). Dengan melakukan ABR, maka keinginan atau doa kita akan lebih fokus (menguat). Keinginan yang telah fokus inilah yang akan menjadi kenyataan. Anda boleh memiliki banyak keinginan, namun hanya keinginan yang sering anda fokuskan sajalah yang akan terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan anda punya keinginan sembuh dari suatu penyakit tapi dilain pihak anda juga khawatir tidak bisa sembuh dan secara tidak sadar anda justru lebih sering fokus kepada rasa khawatir tidak bisa sembuh. Maka yang akan menjadi kenyataan anda akan makin sulit sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode latihan berikut ini cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Lakukan latihan berikut ini tiap pagi dan sore masing-masing 20 menit atau sesering yang anda suka selama fisik anda dalam kondisi yang tidak lelah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siapkan musik atau gelombang suara khusus yang bisa menghantar otak anda pada kondisi alfa. Downloadlah musik khusus untuk rileksasi di Website kami. Biasanya ada semacam suara alam, gemericik air, laut dll yang menenangkan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gunakan headphone atau speaker dengan kualitas yang bagus. Jangan gunakan kualitas yang rendah karena hasilnya tidak akan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nyalakan musik dan ambil posisi meditasi (bersila) atau bisa juga rebahan. Yang penting adalah cari posisi yang bisa membuat anda rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dengarkan musik dengan sikap yang rileks. Atur volume sesuai keinginan anda. Hayati sepenuhnya semua suara yang tertangkap oleh telinga anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah 5 menit mendengarkan musik dan anda sudah merasa tenang, bisikan afirmasi atau keinginan/doa anda di dalam hati. Afirmasi yang baik adalah memakai bentuk “present tense”. Hindari menggunakan kata “akan” atau “nanti”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh afirmasi yang SALAH :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Saya merasa bahagia karena saya akan memiliki rumah sendiri”&lt;br /&gt;“Saya merasa bahagia karena nanti bisa melunasi hutang”&lt;br /&gt;“Saya merasa bahagia karena penyakit saya akan sembuh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh afirmasi yang BENAR :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Saya merasa bahagia karena saya memiliki rumah sendiri”&lt;br /&gt;“Saya merasa bahagia karena hutang saya telah lunas”&lt;br /&gt;“Saya merasa bahagia karena saya telah sehat kembali”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mengarang sendiri afirmasi-afirmasi sesuai keinginan anda misalnya agar segera memiliki anak, agar hubungan rumah tangga harmonis, agar anak taat pada orang tua dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sambil membisikan afirmasi, bayangkan atau visualisasikan harapan anda telah menjadi kenyataan. Jika anda ingin memiliki mobil, maka bayangkan bentuk, warna mobil idaman anda. Jika anda ingin sehat, maka bayangkan anda telah sehat, berkumpul kembali bersama keluarga. Lakukan visualisasi ini dengan sepenuh hati. Perasaan anda harus nyaman dan meyakini itu semua terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi afirmasi dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;visualisasi&lt;/span&gt; ini haruslah berisi kalimat dan gambaran dimana keinginan anda telah terwujud. Bagi anda yang terlalu rasional atau analitis mungkin sulit mengucapkan atau membayangkannya karena sepertinya kita berpura-pura percaya bahwa doa kita terkabul. Namun tahukah anda bahwa sesungguhnya secara metafisika, tiap niat yang ada dalam pikiran dan perasaan langsung di proses perwujudannya melalui mekanisme&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Law of Attraction&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sambil melakukan langkah 5 dan 6, panjatkan rasa syukur kepada Tuhan atas terwujudnya doa-doa anda. Bagi yang muslim bisa mengucapkan “Alhamdulillahirobbilalamin”. Ikhlaskan semua pikiran, perasaan, rasa bersalah, dosa. Serahkan semua itu kepada Sang Pencipta. Rasa syukur yang anda panjatkan adalah merupakan pembayaran (syukur) di muka meski keinginan anda belum terwujud. Biasakanlah bersyukur kepada-Nya dalam kondisi apapun. Makin rajin melatih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;otot syukur&lt;/span&gt; anda, makin banyak keajaiban hidup yang akan menyertai anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan diatas sangat baik dilakukan selama 90 hari agar anda terbiasa/mahir memasuki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kondisi alfa&lt;/span&gt;. Namun untuk menjumpai keajaiban hidup, tidak perlu menunggu sampai 90 hari lamanya. Jika latihan diatas anda lakukan dengan baik, maka hanya dalam hitungan hari anda akan menemui banyak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;keajaiban hidup&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-8965276573983134351?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/8965276573983134351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2010/11/law-of-attraction.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/8965276573983134351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/8965276573983134351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2010/11/law-of-attraction.html' title='The Law of Attraction'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/TOlQULIMpZI/AAAAAAAAAQw/ASvECywreGE/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-6794676270727022759</id><published>2010-04-15T14:37:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T06:58:58.015-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metaphysical News'/><title type='text'>Enam Kekuatan Utama Manusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/S8eIBxinnJI/AAAAAAAAAJ4/TMbxvCE6XQw/s1600/iStockThoughtsB_1.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 187px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/S8eIBxinnJI/AAAAAAAAAJ4/TMbxvCE6XQw/s320/iStockThoughtsB_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460482637269802130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)&lt;/span&gt; Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu (termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti: kekuatan/strengths dan kelemahan/weakness dalam diri, peluang di sekitar kita, dan sebagainya) dengan lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan (ingredient) yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua berhak atas kesuksesan dengan kekuatan yang kita miliki. Segala yang terpapar jelas di atas adalah produk sadar dari pilihan kita sendiri, berdasarkan keyakinan dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat kita menjejakkan kaki saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita. Kini, anda, saya dan mereka berjalan untuk mencapai sesuatu yang telah diimpikan. Anda bisa, dan kita semua mampu melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;MILIKI DVD PENUNTUN AKTIFASI BAWAH SADAR / KEKUATAN PIKIRAN&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 100.000,- Sudah Termasuk Ongkos Kirim !"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;HP.081336698000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-6794676270727022759?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/6794676270727022759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2010/04/enam-kekuatan-utama-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/6794676270727022759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/6794676270727022759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2010/04/enam-kekuatan-utama-manusia.html' title='Enam Kekuatan Utama Manusia'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/S8eIBxinnJI/AAAAAAAAAJ4/TMbxvCE6XQw/s72-c/iStockThoughtsB_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-2682453780428150698</id><published>2009-10-07T08:23:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T07:00:55.783-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metaphysical News'/><title type='text'>Pantulan Komunikasi Pikiran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketika anda merasakan perasaan-perasaan yang baik, perasaan itu adalah pantulan komunikasi dari semesta yang mengatakan, ”anda sedang memikirkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pikiran&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-pikiran&lt;/span&gt; yang baik” begitu pula ketika anda merasa buruk, anda menerima pantulan komunikasi dari semesta yang mengatakan, ”Anda sedang memikirkan pikiran-pikiran yang buruk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ketika anda merasa buruk, ini adalah komunikasi dari semesta yang berkata,  ubah pikiran sekarang juga. Tercatat frekuensi negatif. Ubah frekuensi. Mulai menghitung mundur untuk perwujudan.&lt;span class="fullpost"&gt; Ketika anda merasa buruk atau merasakan emosi negatif, dengarkan sinyal yang anda terima dari semesta. Pada saat itu juga anda akan menghalangi kebaikan mendekati anda karena anda sedang berada di suatu frekuensi negatif. Ubahlah pikiran anda dan pikirkan sesuatu yang baik. Ketika perasaan-perasaan yang baik mulai datang, anda akan mengetahuinya karena anda sudah memindahkan diri ke suatu frekuensi yang baru, dan semesta telah mengukuhkannya dengan perasaan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mendapatkan tepat seperti yang anda rasakan, dan tidak terlalu tetap dengan apa yang anda pikirkan. Ini sebabnya mengapa orang cenderung semakin terperosot jika jari kakinya tersandung ketika ia bangun dari tempat tidur. Seluruh hari akan berjalan seperti itu. Mereka tidak memahami bahwa sekedar memindahkan emosi akan mengubah seluruh hari dan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memulai hari dengan baik dan berada dalam perasaan bahagia, menurut hukum tarik-menarik selama anda tidak membolehkan sesuatu mengubah suasana hati anda akan melanjutkan dengan menarik lebih banyak situasi dan orang yang memelihara perasaan bahagia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua pernah mengalami hari-hari atau saat-saat ketika keburukan dilanjutkan dengan keburukan lainnya. Reaksi berantai di mulai dengan satu pikiran, terlepas dati apakah anda menyadarinya atau tidak. Satu pikiran buruk menarik lebih banyak pikirn buruk, frekuensinya terkunci di tempatnya, dan akhirnya beberapa hal buruk terjadi. Kemudian ketika anda bereaksi terhadap suatu hal yang buruk, anda menarik lebih banyak hal buruk. Reaksi akn menarik hal-hal yang kurang lebih sama, dan reasi berantai harus terus terjadi sampai anda mengeluarkandiri dari frekuensi itu dan dengan sengaja mengubah pikiran-pikiran anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat memindahkan pikiran-pikiran anda ke apa yang anda inginkan, memerima peneguhan melalui perasaan-perasaan anda bahwa telah mengubah frekuensi, sehingga hukum tarik-menarik akan menangkap frekuensi baru itu dan mengirimkannya kembali kepada anda sebagai gambar-gambar baru hudup anda. Di sinilah anda dapat memanfaatkan perasaan dan menggunakannya untuk mempercepat perwujudan apa yang anda inginkan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat sengaja menggunakan perasaan anda untuk memancarkan frekuensi yang lebih kuat lagi dengan menambahkan perasaan kepada apa yang anda inginkan. Saat ini juga anda dapat mulai merasa sehat. Anda dapat mulai merasa makmur. Anda dapat mulai merasakan cinta yang menyelimuti anda. Bahkan jika cinta itu tidak ada di sana. Yang akan terjadi adalah semesta akan mengiringi sesuai dengan jenis lagu anda. Semesta akan mewujud selaras dengan bentuk perasaan di dalam diri anda karena begitulah cara anda merasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa perasaan anda saat ini? Berhentilah sejenak untuk memikirkan bagaimana perasaan anda. Jika anda merasa tidak terlalu baik dibandingkan yang anda inginkan, fokuskan perasaan yang anda rasakan di dalam diri dan tingkatkan terus perasaan tersebut. Ketika anda ber&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;fokus&lt;/span&gt; kuat pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perasaan&lt;/span&gt; anda, dengan berniat mengangkat diri, anda dapat dengan kuat meninggikan perasaan anda. Salah satu caranya adalah memejamkan mata (menutup diri dari gangguan), berfokus pada perasaan di dalam diri, dan tersenyum selama satu menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Pikiran dan perasaan anda menciptakan hidup anda.&lt;br /&gt;Akan selalu begitu. Dijamin!!   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-2682453780428150698?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/2682453780428150698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2009/10/pantulan-komunikasi-pikiran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/2682453780428150698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/2682453780428150698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2009/10/pantulan-komunikasi-pikiran.html' title='Pantulan Komunikasi Pikiran'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-3880459519729541937</id><published>2009-09-24T15:30:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T07:10:11.775-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metaphysical News'/><title type='text'>MERUBAH SUARA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-cf0McmmRqJc/TYLCWlQZanI/AAAAAAAAAZE/NbTWYtWK0kc/s1600/soekarno-inspirasi1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 63px; height: 95px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-cf0McmmRqJc/TYLCWlQZanI/AAAAAAAAAZE/NbTWYtWK0kc/s320/soekarno-inspirasi1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585240181106633330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Umumnya para Tokoh mempunyai suara yang bagus, dalam arti jernih, bulat, berdiafragma, dan menimbulkan getar-getar kewibawaan, meskipun disampaikan dengan nada rendah, misalnya Tokoh Agama Islam seperti: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KH. Zainudin MZ&lt;/span&gt;. Begitu pula dengan Presiden Pertama Republik ini &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukarno&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Itulah suara-suara yang penuh keagungan, yang menyeruak dari kedalaman diri, yang bergetar dilingkupi frekuensi Ilahi. Sejarah agama-agama mencatat, manusia-manusia agung itu (Musa, Yesus, Muhammad, Buddha Gautama) telah berhasil memberikan pencerahan kepada sejumlah umat pada zamannya, melalui suara mereka yang penuh wibawa. dan orang sekrang bilang terkesan seksi. Dan Tidak ada catatan dalam sejarah bahwa mereka pernah bersuara serak, atau melengking memekakkan telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru sebaliknya, catatan-catatan para ahli sejarah menyebutkan bahwa suara para pembawa ajaran Tuhan itu, mampu membuat para pendengarnya terhenyak, dan menikmati kata demi kata yang mereka sampaikan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda akan mengatakan, lumrah saja bila Musa, Yesus, Muhammad dan Buddha Gautama mempunyai suara-suara yang bagus, karena mereka memang disiapkan untuk menyampaikan ajaranNya. Sehingga dibekali suara yang bagus-bagus, tanpa harus dilatih terlebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah Anda membayangkan, apa yang dilakukan para Kekasih Tuhan itu ketika berada dalam kesendirian? Mereka bermunajat. Berkomunikasi dengan Tuhan, seraya menyebut nama Tuhan dengan penuh keagungan. Dalam nada rendah dengan tarikan nafas yang halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berulang-ulang mereka ucapkan nama Tuhan dengan penuh rasa cinta, melalui getaran-getaran diafragma. Itu yang menyebabkan suara mereka semakin merdu, melengkapi kemerduan yang memang telah dianugrahkan Tuhan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara, merupakan anugrah Tuhan. Sang Pencipta Yang Maha Baik itu telah membekali manusia dengan berbagai jenis atau warna suara yang bagus-bagus, yang oleh manusia kemudian didefinisikan atau dipilah-pilah sebagai Bas, Bariton, Tenor, Sopran dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis atau warna suara yang bagus-bagus ini adalah fitriah, alias tidak bisa diubah oleh manusia. Yang dapat diubah hanyalah “power”nya, lalu intonasi, artikulasi dan diksinya. Semua itu perlu dilatih secara intensif, sehingga menghasilkan suara yang berkualitas, bisa dinikmati oleh semua orang, termasuk si empunya suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagusnya ciptaan Tuhan berupa suara itu, dapat kita poles atau kita perbagus lagi dengan modal yang juga diberikan Tuhan kepada manusia, yaitu napas dan energi. Dengan demikian, semua pemberian Tuhan kita manfaatkan, dan dengan memanfaatkan semua pemberian Tuhan, berarti kita telah mensyukuri nikmat Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini saya buat sebagai sumbangan bagi dunia Olah Suara. Semoga dapat dimanfaatkan oleh siapa pun, yang dalam profesinya sangat berkaitan urusan “tarik suara”. Baik itu penyanyi, presenter radio dan televisi, para politisi dan pejabat yang sering tampil berbicara di depan khalayak, para pengajar atau bahkan para penyebar ajaran keagamaan dan spiritualisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai penyiar radio, pelatih teater dan instruktur voice training untuk para presenter televisi, ditambah pengamatan intens terhadap para pelaku atau pekerja tarik suara, dari seseorang yang berpengalaman menjelakan cara yang sangat ampuh, guna mengeksplorasi power (kekuatan) suara. Yaitu dengan melafalkan Mantra secara rutin, dengan teknik yang tepat, dan bagi umat Agama Islam merupakan kewajiban para umatnya yang diharuskan dan sering membacakan kitab Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara yang kita keluarkan melalui mulut, pada hakikatnya didorong oleh napas yang kita hembuskan dari dalam rongga tubuh kita. Kualitas napas yang kita hembuskan (exhale) sangat bergantung dari cara kita memasukkan atau menarik napas (inhale) melalui hidung. Napas yang pendek akan menghasilkan suara yang pecah, terengah-engah dan volume yang tidak konstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang pendeknya napas ini, ditentukan oleh teknik pengambilan napas yang benar. Bila napas yang kita hirup, kita simpan di dalam rongga dada, maka hasilnya adalah napas yang pendek. Tetapi bila kita terbiasa menarik napas lalu menyimpannya di dalam perut, niscaya napas kita pun akan panjang dan teratur. Ini yang disebut teknik pernapasan perut, dan merupakan cara yang lumrah digunakan dalam dunia olah suara. Cara yang juga diterapkan oleh para pelaku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yoga&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meditasi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita harus membiasakan diri menggunakan teknik pernapasan perut? Karena sebenarnya, secara naluriah, kita bernapas dengan teknik pernapasan perut. Coba saja perhatikan orang yang sedang tidur terlentang, perutnya akan tampak turun-naik seiring inhale dan exhale yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula bila seseorang sedang mengalami stres, biasanya tanpa sadar ia akan menarik napas panjang dengan teknik pernapasan perut. Kondisi di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bawah sadar&lt;/span&gt; ini merupakan kondisi naluriah atau instinktif. Jadi, melatih pernapasan perut, sama saja dengan mengembalikan naluri kita, refleks kita. Coba lagi perhatikan bila Anda bangun tidur (dengan tidur yang berkualitas tentunya), Anda akan merasakan suara Anda lebih berat, lebih bulat. Begitu pula para mereka alumni ADEM ATI yang rajin melakukan Tekhnik Meditasi Khasnya juga akan mempengaruhi karismatik dari suara anda !” Untuk itu Program ADEM ATI juga sangat dianjurkan bagi para artis, penyanyi, Qori/Qori’ah, atlit, motivator, sales marketing, dan segala profesi diharapkan dapat ikut bergabung bersama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ADEM ATI PROGRAM&lt;/span&gt; dan akan langsung merasakan perubahan besar pada diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.masrizkiku.com/2011/02/aktivasi-theta-otak-tengah.html"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BACK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-3880459519729541937?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/3880459519729541937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2009/09/merubah-suara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/3880459519729541937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/3880459519729541937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2009/09/merubah-suara.html' title='MERUBAH SUARA'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-cf0McmmRqJc/TYLCWlQZanI/AAAAAAAAAZE/NbTWYtWK0kc/s72-c/soekarno-inspirasi1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605233465430576708.post-5568339298348755575</id><published>2009-09-24T13:53:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T07:02:19.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metaphysical News'/><title type='text'>Dimensi Psikologis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Catatan Penelitian Trio :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;EPAVan Wijka; J. Ackermanc; R. Van Wijka ( Netherlands )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemecahan Masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia yang ada didunia ini akan menghadapi berbagai macam persoalan. Mulai dari masalah kecil sehari-hari sampai masalah besar. Jika seseorang telah merasa persoalan yang dihadapinya berat, maka dia akan mencari orang lain untuk membantu memecahkan persoalannya, mungkin dia akan meminta bantuan temannya, tetangga, keluarga atau bahkan meminta bantuan pada seorang ahli, seperti psikolog yang profesional. Penggunaan jasa konsultasi psikolog dalam menghadapi masalah seperti ini jarang di manfaatkan oleh masyarakat di Indonesia. Kebanyakan hanya masyarakat kota yang berpendidikan tinggi, yang menggunakanya. Hal ini disamping karena psikologi (dari barat) masih banyak belum dikenal orang, juga karena di dalam masyarakat sendiri ada orang-orang tertentu yang dapat juga berperan sebagai “psikolog”, yang senantiasa diminta pertolongannya untuk memecahkan berbagai macam persoalan. Misalnya Pemuka Masyarakat, Orang Pintar atau Paranormal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia Perkumpulan Meditasi, peranan “psikolog” tersebut tidak lain terdapat pada seorang Guru Spiritual Meditasi-nya. Banyak orang datang pada seorang Guru Spiritual, tidak hanya untuk belajar Meditasi, tetapi untuk memecahkan masalah yang sedang melanda kehidupan mereka, seperti: persoalan-persoalan yang ingin mereka pecahkan secara instant. Persoalan-persoalan tersebut bervariasi, mulai dari masalah kecil sehari-hari. Misalnya masalah keluarga bagaimana memberi nama anak yang baru lahir sampai anak yang belum mendapatkan sekolah, anak yang tidak menurut orang tua, anak yang juga belum mendapat jodoh, sampai masalah istri/suami yang menyeleweng. Juga masalah ekonomi keluarga karena suami menganggur karena di PHK, atau pengusaha yang sedang bangkrut. Persoalan-persoalan ini pada umumnya membawa dampak pada gangguan-gangguan kejiwaan seperti stress, tidak dapat tidur (insomnia), kesedihan yang berlarut-larut (depresi), rasa putus asa, frustasi, ingin bunuh diri atau bahkan sudah menjurus ke arah gangguan jiwa berat (schizophrenia). Juga berbagai masalah penyakit fisik seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi, migrane (kepala pusing separo), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan usaha pemecahan masalah baik fisik, psikologis, maupun sosial ini bukan berarti praktek meditasi ini sama dengan praktek-praktek perdukunan, tetapi melainkan dengan adanya pemecahan masalah lewat program kegiatan bermeditasi ini seseorang akan lebih tenang dan diharapakan lebih bijak dengan kesadaran yang penuh dan terkontrol. Dan bukan berarti kemudian orang tidak mempunyai masalah sama sekali. Dalam realitas tidaklah demikian. Setelah masalahnya terselesaikan, orang yang mengamalkan laku Meditasi ini, tetap saja menghadapi masalah silih berganti selama dia masih hidup di dunia. Tetapi bedanya, dengan bermeditasi seseorang dapat lebih kuat dan lebih tahan menghadapi berbagai macam persoalan, serta bertambah khusyu’ dalam beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Katarsis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Proses katarsis sangat dikenal dalam psikologi, terutama dalam aliran psikoanalisis. Maksudnya adalah adanya pelepasan emosi-emosi yang terpendam. Proses katarsis sangat penting bagi orang-orang yang sedang menghadapi masalah emosional. Pada umumnya orang-orang yang menghadapi masalah yang sangat berat atau menghadapi situasi yang menyedihkan, mengecewakan, menjengkelkan atau seringkali tidak mau atau tidak bisa mengungkapkanya kepada orang lain. Mereka lebih senang memendamnya dalam hatinya sendiri atau berusaha melupakanya. Tapi justru dengan menekan segala macam perasaan, emosi pikiran-pikiran yang menggangu alam bawah sadarnya, maka timbul berbagai macam gangguan-gangguan psikologis, seperti depresi, kecemasan atau berbagai bentuk penyakit fisik seperti: penyakit jantung, liver atau tekanan darah tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam konseling psikologis, seringkali seorang konselor hanya berperan sebagai media katarsis atau penampung segala macam keluhan klien yang mengungkapkan segala macam perasaan, emosi atau pikiran-pikiran yang mengganggunya. Setelah mengekpresikan diri dengan bebas dan menceritakan segala macam pikirannya, pada umumnya mereka akan merasa lebih ringan. Meskipun masalahnya belum terselesaikan, tetapi paling tidak beban bathinnya bisa berkurang. Apalagi orang itu sampai menangis. Para konselor biasanya akan membiarkanya sampai orang tersebut merasa lega. Hal ini sangat penting sebagai landasan untuk menyelesaikan persoalannya itu sendiri. Dengan tersalurnya emosi-emosi yang terpendam ini, maka orang bisa berpikir lebih jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menghadapi Kecemasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kecemasan merupakan suatu kondisi kejiwaan yang hampir selalu dirasakan oleh setiap orang. Hal ini sering muncul terutama ketika seseorang menghadapi persoalan berat atau situasi yang menegangkan, sehingga timbul kegelisahan, kepanikan, kebingungan, ke-tidak-tenteram-an, dan sebagainya. Di jaman modern yang penuh dengan persaingan dan pertentangan yang ketat ini, tampaknya semakin banyak orang yang mengalami kecemasan. Bahkan ada seorang ahli yang mengatakan bahwa zaman sekarang ini adalah abad kecemasan (the age of anxienty). Kecemasan yang berlarut-larut akan banyak juga menimbulkan gangguan-gangguan psikologi maupun penyakit fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini Program Pelatihan Meditasi yang berlandaskan membawa efek positif pada hal yang psikologis, seperti tidak punya mempunyai kecemasan, kebingungan dan kegelisahan sama sekali, tetapi hal ini masih tetap ada pada perasaan dan pikiran seseorang karena memang gejala ini sangat manusiawi dan diperlukan dalam kehidupan dunia. Hanya saja kecemasan ini masih bisa dikendalikan dengan penepisan tekanan pada diri, melalui seringnya kita bermeditasi yang membawa dampak suatu ketenangan dan kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kontrol Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kontrol diri merupakan salah satu aspek psikologi yang selalu berkembang sejak kanak-kanak hingga dewasa. Seorang anak pada umumnya masih belum mempunyai kontrol diri yang baik, sehingga apa saja yang di-inginkan, apa saja yang dipikirkan, dan apa saja yang di dalam hati, semuanya diekspresikan keluar secara spontan. Misalnya saja seorang anak yang ingin makan, maka dia tidak peduli apakah ibunya sedang menerima tamu atau sedang sholat, langsung saja dia berteriak minta makan. Demikian juga kalau dia merasa jengkel, kadang-kadang mainannya yang disenangi dibantingnya sendiri. Ketika menginjak masa remaja, kemampuan mengontrol diri ini sangat diperlukan, karena dorongan-dorongan dan nafsu-nafsu keinginannya semakin menggejolak. Terutama dorongan seksual dan dorongan agresif, jika seorang remaja tidak mempunyai kontrol diri yang baik, maka dia akan dikuasai oleh dorongan-dorongan ini, sehingga akibatnya timbullah beraneka ragam macam bentuk kenakalan remaja, misalnya perkelahian, hamil sebelum nikah dan sebagainya. Kontrol diri ini kalau tidak berkembang dengan baik akan menghambat proses pendewasaan seseorang, karena salah satu indikasi dari taraf kedewasaan seseorang adalah sejauh mana kemampuannya mengontrol diri sendiri. Semakin bertambah dewasa seseorang, maka semakin pandai dia menguasai dan mengendalikan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemahaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Insight merupakan kesadaran atau pemahaman seseorang tentang suatu hal yang terjadi secara tiba-tiba. Kesadaran ini dapat berupa pemahaman tentang sesuatu dalam dirinya sendiri, terhadap problem yang sedang dihadapi atau yang berkaitan dengan pemahaman intelektual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan insight yang berupa pemahaman terhadap diri sendiri merupakan salah satu tugas konselor dalam suatu konsultasi psikologi. Tetapi untuk membawa seorang klien yang sedang menghadapi masalah agar memperoleh insight, kadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Ini dikarenakan kebanyakan orang menggunakan mekanisme pertahan diri (defens mechanism). Artinya orang cendrung secara tidak sadar untuk membentengi dirinya sendiri dari bahaya yang mengancam harga dirinya dengan menggunakan berbagai macam cara. Misalnya orang yang telah melakukan perbuatan yang salah, kemudian menggunakan mekanisme pertahanan diri rasionalisasi (membuat berbagai macam alasan yang rasional atau masuk akal supaya terhindar dari perasaan bersalah). Atau ada orang yang menggunakan cara penolakan, artinya orang mengakui bahwa dia telah melakukan perbuatan yang memalukan. Ada juga orang yang cendrung menggunakan cara represi atau menekan keadaan yang memalukan itu kedalam alam ketidak-sadaran. Sementara orang lain mungkin menggunakan cara agresi, marah, bahkan menyerang ketika dirinya merasa terancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme pertahanan diri dalam beberapa hal dibutuhkan untuk menjaga stabibilitas jiwa seseorang, tapi kalau berlebihan justru akan menghalangi orang tersebut untuk mencapai kesadaran diri dan memperoleh insight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Meditasi, timbulnya insight ini tampak ketika seorang mendapatkan pelajaran awal dalam bermeditasi. Pada saat mereka bermeditasi orang akan terbuka pintu hatinya, tidak bisa lagi menggunakan berbagai macam topeng-topeng mekanisme pertahanan diri lagi. Dia langsung merasa berhadapan dengan dirinya, sehingga apa saja yang pernah di lakukanya tak bisa di pungkiri lagi. Bahkan apa saja yang tersimpan dalam hatinya terbongkar semua, dalam bentuk sensasional selama bermeditasi seperti berteriak sendiri, salah satu organ tubuh bergerak sendiri, menari, tertawa sendiri bahkan sampai dari mereka menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insight yang berhubungan dengan pemecahan masalah dalam bermeditasi sering terjadi ketika orang sedang melakukan Meditasi. Sebelum bermeditasi biasanya orang masih memiliki pikiran yang kotor, sehingga dapat mengganggu untuk berpikir jernih. Ketika bermeditasi, pikiran-pikiran yang mengganggu itu hilang, lalu timbullah ide yang baru. Kalau masalah ini didiskusikan dan diperdebatkan maka tak ada penyelesaianya. Tetapi kalau orang sudah melaksanakan sendiri bermeditasi, masalah-masalah itu akan dipahaminya sendiri. Ibarat yang sering digunakan ialah tentang masalah orang yang mendiskusikan bagaimana manisnya madu. Kalau seorang belum pernah makan soto, dia tidak bisa memahami bahwa soto itu enak dan gurih. Dia mungkin membantah bahwa soto itu rasanya pahit. Tetapi kalau sudah makan soto itu sendiri maka tak perlu ada perdebatan bahwa soto itu rasanya manis atau gurih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Individuasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Individuasi adalah konsep yang dikemukakan oleh seorang tokoh psikologi analisis yaitu Carl Gustav Jung. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan proses seseorang menemukan “dirinya yang sejati” (self). Dibandingkan dengan timbulnya insight, proses individuasi lebih dalam dan komplek, karena proses Individuasi menyangkut alam ketidak-sadaran seseorang (unconciousness), yang lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jung, untuk dapat mencapai taraf individuasi, seseorang harus menyadari unsur-unsur ketidaksadaran yang ada dalam dirinya sendiri, baik berupa keinginan, harapan, dorongan-dorongan hawa nafsu dan sebagainya. Dalam proses individuasi, unsur-unsur ketidaksadaran itu harus berada dibawah kontrol kesadaran seseorang dan dipadukan secara harmonis dengan realitas. Yang lebih penting lagi, orang harus bisa melampaui rasa ke-aku-an (egoisme) untuk bisa menemukan dirinya yang sejati. Untuk mencapai tujuan itu diperlukan suatu perjuangan dengan melakukan disiplin spiritual yang terus-menerus. Perjuangan ini mungkin penuh penderitaan, seperti merasa sepi, sunyi, dan terpisah dari orang-orang lain. Setelah orang berhasil mengatasi berbagai rintangan, maka sampailah dia pada penemuan diri-nya yang sejati. Orang yang telah mencapai individuasi menurut Jung, akan dapat mengerti dan memahami siapa dirinya yang hakiki. Bahkan Jung mengatakan bahwa, kalau orang sudah dapat bertemu dengan dirinya sendiri itu maka dia akan dapat bertemu dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep alam ketidaksadaran dalam Psikologi ini tidak lain adalah alam yang ada di dalam qolbu (hati) atau perasaan kita. Pada waktu melakukan laku meditasi sambil memuji nama Tuhan (Dzikir bagi muslim), seseorang memerangi dirinya sendiri, nafsu-nafsu dan keakuannya yang menghalangi untuk mencapai dirinya yang sejati dan mencapai Tuhannya. Alam yang semula tidak disadarinya itu, sedikit demi sedikit mulai disadari oleh pelaku Meditasi. Dalam melaksanakan laku meditasi yang terprogram dimana seseorang akan melewati proses menembus alam ketidaksadarannya (alam qolbu / mikro kosmos).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makna Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masalah makna hidup ini banyak dibahas dalam ilmu psikologi Eksistensial. Salah seorang tokohnya yang banyak membahas masalah tersebut adalah Victor Frankl, seorang psikiater dari Austria. Menurut Frankl pada dasarnya manusia selalu menginginkan hidupnya selalu bermakna. Hidup yang tidak berarti membuat orang mengalami kehampaan eksistensial dan selanjutnya akan menimbulkan frustasi eksistensial (frustasi kerena tidak bisa memenuhi keinginanya kepada makna).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan modern yang penuh dengan berbagai macam kemajuan ilmu dan teknologi ini, ternyata banyak orang yang memiliki pangkat tinggi serta memiliki ilmu yang banyak serta harta yang berlimpah, tapi mereka mengalami kekosongan batin. Oleh karena itu menurut Frankl banyak orang yang bisa mengalami penyakit Mr/Mrs. Excecutive desease (penyakit bapak/ ibu kaum eklusif), yaitu satu penyakit yang menghinggapi kaum eksekutif dan pekerja profesional. Karena mereka gagal menemukan makna hidup, kemudian mereka menemukan kompensasi dengan membenamkan diri dalam pekerjaannya atau lari kepada alkohol, obat bius, seks dan judi. Tradisi Meditasi juga ternyata mempunyai kepentingan dengan masalah hidup ini. Di dalam dunia Meditasi, orang belajar menemukan eksistensi (keberadaan) dirinya sendiri yang sejati: Siapa sebenarnya dirinya dan apa yang harus di lakukanya pada hidup ini. Di samping itu mereka juga mengisi jiwanya dengan selalu berzikir kepada Tuhan, sehingga mereka tidak lagi merasakan kekosongan batin. Setiap saat hati, jiwa batin, mereka di isi dengan dzikrullah (Istilah Islam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesadaran Lain (Altered States of Conciousness)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Altered states of consciousness ( ASC )adalah suatu kesadaran yang berubah atau yang berbeda dengan kesadaran orang dalam keadaan normal. Konsep ini sekarang banyak dibicarakan dalam psikologi transpersonal. Sebenarnya masalah kesadaran yang berbeda dengan kesadaran dengan orang normal sudah dibicarakan dalam psikologi. Tetapi pada umumnya mereka hanya menaruh perhatian pada terhadap kesadaran yang “abnormal” saja, yaitu: kesadaran orang-orang yang mengalami gangguan jiwa. Sedangkan kesadaran yang “supernormal”, yaitu kesadaran yang umumnya di miliki oleh orang-orang yang memiliki wawasan spiritual atau memiliki tingkat kerohanian yang tinggi, seperti cosmic conciousness (kesadaran jagat raya) atau mystical conciousness (kesadaran mistik) tampaknya belum pernah atau jarang dibicarakan. Bahkan ada sementara tokoh yang justru menganggap kesadaran yang timbul pada orang-orang yang memiliki kerohanian yang tinggi itu sama saja dengan kesadaran orang yang mengalami gangguan. Karena kedua bentuk kesadaran ini memang memiliki ciri-ciri yang sama, meskipun secara esensial keduanya jauh berbeda. Kesadaran ”abnormal” pada umumnya bersifat negatif, sedangkan kesadaran ”supernormal” bersifat positif. Ciri-ciri dari pengalaman ASC antara lain ditandai dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) adanya perubahan dalam fungsi kognitif/pikiran;&lt;br /&gt;(2) perubahan dalam suasana hati;&lt;br /&gt;(3) perubahan dalam persepsi atau cara memandang dunia luar;&lt;br /&gt;(4) perubahan dalam persepsi atau kesadaran diri;&lt;br /&gt;(5) perubahan perasaan tentang waktu;&lt;br /&gt;(6) perubahan fungsi panca indera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.masrizkiku.com/2011/02/aktivasi-theta-otak-tengah.html"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BACK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605233465430576708-5568339298348755575?l=www.masrizkiku.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masrizkiku.com/feeds/5568339298348755575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2009/09/dimensi-psikologis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/5568339298348755575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605233465430576708/posts/default/5568339298348755575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masrizkiku.com/2009/09/dimensi-psikologis.html' title='Dimensi Psikologis'/><author><name>Quantum Metaphysics Institute - Indonesia</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_UnUL7fsEESs/Srye7e5H9II/AAAAAAAAAAw/gg9-NsWZYaI/S220/ftkui.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
